Home » Blog » Website » Apa Itu Marketplace dan Website Ecommerce? Ungkap Perbedaannya!

Apa Itu Marketplace dan Website Ecommerce? Ungkap Perbedaannya!

apa itu marketplace

Daftar Isi

Apa itu marketplace? Pertanyaan semacam ini mungkin cukup familiar, mengingat kemajuan perdagangan online saat ini yang didukung oleh perkembangan teknologi. Mereka yang awam tentang marketplace kebanyakan belum paham tentang hal tersebut secara umum. 

Mengetahui kenyataan ini, maka begitu penting bagi Anda untuk mengenal dan memahami tentang marketplace serta hal-hal relevan yang sejalan dengannya. Apalagi jika Anda merupakan pelaku usaha yang ingin menjajakan produk atau jasa melalui media internet!

Mari Berkenalan dengan Apa Itu Marketplace!

Secara definisi, marketplace adalah media berbentuk situs atau aplikasi yang menerapkan konsep ‘pasar tradisional’ dan dipraktikkan secara online. Dapat dikatakan bahwa situs web marketplace bertugas menjadi penengah atau pihak ketiga.

Menjadi penengah antara siapa dengan siapa? Tentunya yakni penjual dan pembeli. Selain menjadi perantara, marketplace juga menyediakan lapak berjualan serta layanan pembayaran yang super praktis!

Di NKRI sendiri, perkembangan marketplace senantiasa menunjukkan dinamika tertentu. Peningkatan terjadi semenjak tahun 2015. Kemudian, puncaknya yakni pada kisaran tahun 2019 hingga 2020. 

Pada kurun waktu akhir 2020, tidak sedikit marketplace yang sukses memeroleh nilai valuasi >$1 miliar serta menyebabkan banyak startup unicorn’ Indonesia yang bermunculan. Lalu sejak 2021, ada 2 startup marketplace yang tengah sengit bersaing, yaitu Tokopedia dan Shopee.

Kemudian, untuk status terkini, ada 1 startup marketplace yang tengah berhasil menaiki puncak persaingan! Tidak lain tidak bukan yaitu Shopee. Marketplace satu ini mampu menjuarai dari segi pengguna hingga rating positif terhadap fitur-fitur yang tersedia di dalamnya.

apa itu marketplace

Dalam mengenal apa itu marketplace, Anda perlu tahu cara kerjanya. Mengenai hal ini, marketplace mempunyai beberapa poin yang sistematis. Mereka menyediakan etalase online untuk penjual, sehingga pembeli dapat memilih produk-produk yang tersedia di dalamnya. 

Terkait pembayaran, marketplace bekerjasama dengan sejumlah bank, e-wallet platform, minimarket, penyedia kredit non bank, dan jasa ekspedisi yang mengizinkan COD. Penjual dapat menarik saldo dan pembeli dapat mengirim pembayarannya.

Lantas tentang pengiriman, marketplace tentu bekerjasama dengan sejumlah jasa ekspedisi. Penjual dapat mengatur waktu penjemputan produk yang akan dikirimkan, setelah menyetujui pesanan dari pembeli. Sementara di rumah, pembeli dapat duduk manis dan mengecek resi.

Baca juga : 10 Rekomendasi Plugin Ongkos Kirim Terbaik!

Jika produk telah sampai di tangan pembeli, maka mereka dapat melakukan perekaman video ketika membuka isi paket. Jika produk di dalamnya tidak sesuai, mereka dapat mengajukan pembelian dengan menyertakan bukti tersebut.

Apabila produk di dalam paket tersebut sesuai dengan pesanan pembeli dan mereka puas, maka cukuplah mengklik ‘selesaikan pesanan’ pada menu transaksi pada marketplace. Setelah itu, pihak marketplace barulah menyetujui dana transaksi agar masuk ke akun saldo penjual.

Peran marketplace sebagai pihak ketiga sungguh berguna. Dapat dikatakan, banyak dampak positif yang dapat diperoleh penjual dan pembeli. Adapun di antaranya yakni mencegah penipuan, memperingan pembelian produk, dan pembayaran yang mudah.

Mari Berkenalan dengan Apa Itu Website Ecommerce!

Setelah mengenal apa itu marketplace, penting bagi Anda untuk mengetahui website ecommerce. Dengan mengenali dan memahami keduanya, maka Anda sebagai pengguna tidak akan salah kaprah ketika menentukan mana yang tepat untuk bisnis!

Tidak berbeda jauh dari marketplace, website ecommerce adalah media jual-beli online yang tersedia melalui internet. Situs web satu ini pun mengacu pada penjualan dan pembelian produk, baik itu berupa barang atau jasa.

Lagi-lagi serupa dengan marketplace, situs web ecommerce mengizinkan transfer uang serta data guna sukseskan kegiatan transaksi. Namun bedanya, lantaran tidak ada pihak ketiga, maka penerimaan dana transaksi dapat langsung ditujukan pada rekening bisnis Anda.

Terkait pengiriman, Anda dapat bekerja sama secara langsung dengan pihak ekspedisi. Anda dapat bebas menyediakan layanan pengiriman mulai dari satu jenis hingga lebih. Pada intinya, website ecommerce lebih independen daripada marketplace.

Lantaran sifat situs web ecommerce yang independen, maka Anda sebagai penjual dapat lebih bebas! Mengapa demikian? Sebab, Anda bisa tidak terkena biaya admin dan minim gangguan kompetitor. Selain itu, Anda dapat mengkostumisasi UI dan UX situs web.

Kenapa desain UI UX itu penting bagi website? Simak Alasannya hanya di artikel berikut : “Pentingnya Desain UI UX Bagi Website”

Tentang situs web ecommerce yang paling populer saat ini, Anda dapat mengetahui dengan jelas. Di kelas internasional terdapat amazon.com dan ebay.com. Sedangkan di kelas lokal yakni ada shopee.co.id dan tokopedia.com.

Jika Anda bingung terkait contoh-contoh situs web ecommerce populer yang di atas dan berpikir “bukankah itu contoh marketplace?”. Memang betul, telah dijelaskan di bagian awal bahwa selain berupa aplikasi, marketplace juga bisa mewujud sebagai website ecommerce.

Lalu bagaimana contoh website ecommerce non marketplace dan independen yang populer? Anda dapat menemukan contoh-contoh jenis ini dengan menilik situs-situs web ecommerce milik UMKM yang tengah go international, misalnya liuniconthings.com, woodka.fun, dan lainnya.

Contoh marketplace shopee

Baca juga : Mengenal 3 Pertanyaan Umum Tentang Website E-Commerce

Inilah Perbedaan antara Marketplace dan Website Ecommerce!

Sesudah mengetahui apa itu marketplace dan situs web ecommerce, sebaiknya Anda mengulik apa saja perbedaan antara dua hal serupa ini. Dengan begitu Anda tidak akan mengalami kesalahpahaman. Jadi, langsung saja berikut poin-poin dan penjelasan ringkasnya:

  • Model Bisnis

Dari pemaparan bagian sebelumnya, dapat dimengerti jika model bisnis marketplace yakni sebagai perantara. Jadi sesuai namanya, mereka mendapatkan pundi-pundi penghasilan dari menjadi pihak ketiga.

Sedangkan, situs web ecommerce independen bukanlah sebagai pihak ketiga. Namun, mereka adalah penjual itu sendiri. Maka demikian, pengaturan etalase, pembayaran, hingga pengiriman, semua diatur pelaku bisnis secara mandiri. 

  • Produk dan Penjual

Marketplace menjual berbagai produk dari beragam kategori. Anda dapat menemukan produk fashion hingga kesehatan di sini. Lagi-lagi, ini dikarenakan mereka merupakan pihak ketiga yang menampilkan etalase bisnis-bisnis yang telah terhimpun.

Website marketplace menjual produk-produk tertentu sesuai label atau profil bisnis yang terpapar. Jika penjual menghendaki bisnisnya hanya menjual produk A, maka etalase online hanya menampilkan produk itu saja.

  • Pengelolaan Transaksi

Pengaturan transaksi jual-beli pada marketplace sangat terstruktur dengan keamanan yang terjamin. Mereka bekerjasama dengan berbagai pihak penyedia pembayaran dan ekspedisi. 

Marketplace sangat menjunjung tinggi keamanan dan kinerja terstruktur, karena kedua hal ini sangat memengaruhi kepercayaan pengguna terhadap peran mereka sebagai pihak ketiga. Jika mereka kerap gagal dalam mengelola transaksi, lama-lama bisa saja bangkrut.

Di lain sisi, pegiat usaha yang mengandalkan situs web ecommerce mengelola transaksinya dengan cara masing-masing. Tentunya cukup serupa dan tidak kalah dengan marketplace.

  • Biaya dan Keuntungan

Marketplace membebankan biaya admin pada setiap penjual atau pebisnis yang mereka himpun. Sedangkan, website ecommerce tidak. Anda hanya cukup menyediakan dana untuk hosting dan pemeliharaan situs dari jasa pembuat website.

Dengan begini, kalkulasi keuntungan bisa tergantung pada marketplace atau jasa hosting dan pemeliharaan situs yang Anda percaya. Tapi, jika dikalkulasi lebih jauh, sebenarnya web ecommerce menawarkan keuntungan yang lebih.

  • Branding dan Identitas

Marketplace membentuk branding dan identitasnya sebagai pasar yang menjual banyak produk. Jadi, penjual atau pebisnis cukup terbatas dalam membentuk kedua hal ini sesuai dengan labelnya.

Berbeda dengan web ecommerce, penjual atau pebisnis dapat membangun branding dan identitas dengan leluasa dan tanpa kekangan. Mulai dari penuturan kata, UI dan UX, hingga logo. Semua dapat diatur secara mandiri. 

website e commerce

Pertimbangkan Sekarang! Marketplace atau Website Ecommerce?

Anda kini telah mengetahui apa itu marketplace hingga perbandingannya dengan web ecommerce. Kini saatnya mempertimbangkan keduanya!

Anda dapat menyesuaikan plus dan minus dua media berdagang online ini sesuai dengan tujuan atau goals bisnis!

Jika bisnis Anda ingin fokus untuk berdagang tanpa tujuan yang jelas, maka marketplace saja sudah cukup. Namun, jika fokus bisnis yakni menjual lebih banyak produk, berekspansi pasar, dan membentuk branding yang kuat, maka web ecommerce adalah pilihan yang tepat!

Kesimpulan

Setelah mengetahui dan memahami tentang apa itu marketplace dan website ecommerce, perbedaannya, hingga pertimbangannya, maka sekarang Anda tentu dapat mengerti bahwa semua informasi yang telah terpapar begitu penting untuk diimplementasikan dalam berbisnis!

Dengan memahami keempat sub-topik yang telah dijelaskan, kini Anda tentu sudah menyimpulkan bahwa masing-masing media berdagang online tersebut menawarkan manfaatnya sendiri. 

Misalnya, marketplace untuk pedagang yang ingin menjual produknya dengan cepat. Lalu, web ecommerce untuk pedagang yang ingin fokus pada tujuan bisnisnya ke depan.

Demikianlah artikel seputar apa itu marketplace hingga perbedaannya dengan website ecommerce! Jika Anda tertarik pada web ecommerce, maka percayakan saja pada jasa pembuat website paling top, IndonesianWriter!

Bersama IndonesianWriter, bisnis Anda dapat menjual produk lebih eksklusif. Tentunya dengan keamanan yang terjamin dan branding mumpuni.

Temukan informasi lebih lanjut dan lihat portofolio! Atau, Anda dapat menghubungi customer care dengan klik tautan ini!

jasa pembuatan website

Jangan Lupa Share Artikel Ini ke Sosial Media Ya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
Reddit
Ingin membuat website bisnis yang profesional dan responsif?
Order sekarang dan dapatkan harga spesial!​

Subscribe Sekarang

Dapatkan secara langsung berbagai macam artikel tentang content writing, SEO dan digital marketing melalui email Anda. Subscribe sekarang dan nikmati konten kreatif kami!

Baca Juga Artikel Lainnya :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


id_IDIndonesian