Picture of Afika

Afika

Afika adalah penulis topik sosial media berpengalaman selama 4 tahun. Ia memiliki passion untuk menulis konten sosial media yang informatif dan menarik. Ikuti dia di LinkedIn
Home » Blog » Social Media » 12 Cara Membuat Iklan di Facebook Raih Kesuksesan Bisnis dengan Strategi Iklan Efektif

12 Cara Membuat Iklan di Facebook Raih Kesuksesan Bisnis dengan Strategi Iklan Efektif

cara membuat iklan di facebook

Daftar Isi

Menggunakan Facebook Ads atau iklan Facebook sebagai sarana pemasaran telah menjadi salah satu strategi penting yang umum diterapkan oleh banyak bisnis dalam beberapa tahun terakhir. Jadi, penting untuk Anda mengetahui cara membuat iklan di Facebook.

Jika tidak, ini bisa membuat strategi marketing Anda ketinggalan atau kalah saing dari para pebisnis lain di platform yang sama. Namun, menjalankan  iklan di Facebook bukanlah hal yang mudah. Dibutuhkan strategi yang matang dan pemahaman terhadap elemen teknisnya.

Apa yang Dimaksud dengan Facebook Ads?

Per Januari 2023, Facebook masih menjadi raksasa media sosial dengan total lebih dari 3.06 miliar pengguna aktif di seluruh dunia. Itu sebabnya, 89% pelaku bisnis menjalankan Facebook Ads sebagai metode pemasaran utama mereka.

Jadi, sebelum membahas tentang cara membuat iklan di Facebook, sebaiknya ketahui dulu apa itu iklan Facebook dan elemen-elemen di dalamnya.

Sesuai namanya, Facebook Ads atau iklan Facebook adalah postingan yang dibayar oleh akun Facebook bisnis untuk menunjukkan produk atau layanan mereka kepada pengguna Facebook lainnya.

Biasanya, iklan Facebook ditargetkan kepada para pengguna berdasarkan beberapa faktor sebagai berikut:

  • Demografi
  • Lokasi
  • Minat
  • Informasi profil dan aktivitas online

Sekilas, iklan ini banyak yang terlihat mirip dengan postingan biasa. Bedanya, Anda dapat melihat label “disponsori” atau sponsored sebagai tanda bahwa postingan tersebut adalah iklan.

Selain itu, Facebook Ads juga biasanya menyertakan lebih banyak fitur dibanding postingan biasa. Contohnya seperti tombol CTA, tautan khusus, hingga katalog produk.

3 Elemen Penting dalam Facebook Ads

Cara Membuat Facebook Ads Secara Gratis

Seperti tercantum di gambar di atas, Facebook Ads memiliki 3 elemen utama. Selain memuat beberapa elemen tersebut, iklan Facebook dapat dibuat dalam berbagai format seperti gambar, video, ataupun carousel.

Selain itu, seperti di Instagram, iklan Facebook muncul juga bisa muncul di seluruh aplikasi, termasuk di feed pengguna, Stories, Messenger, Marketplace, dan lain sebagainya.

Lalu, seperti apa cara membuat iklan di Facebook secara gratis?

Sebenarnya, Facebook Ads tidak ada yang gratis, sebab ini adalah fitur berbayar yang dihitung berdasarkan impresi dengan 2 pilihan metrik berbeda, yaitu CPC (Cost Per Click) dan CPM (Cost Per Mile).

Namun, bagaimana jika Anda ingin beriklan di Facebook secara gratis tanpa memanfaatkan fitur Ads Manager?

Dengan sedikit kreativitas dan kesabaran, hal ini sebenarnya mungkin saja untuk dicoba. Anda bisa mengikuti tips berikut ini:

1. Buat dan Optimalkan Halaman Bisnis di Facebook

Hal pertama yang perlu Anda lakukan adalah membuat halaman bisnis. Halaman bisnis ini mirip dengan profil pribadi, tetapi pengguna bisa berinteraksi dengan cara menyukai atau mengikuti halaman tersebut, bukan via permintaan pertemanan.

Perbedaan lainnya yaitu, semua konten halaman bisnis bersifat publik, sehingga siapa pun yang mengunjungi halaman bisnis Anda bisa melihat konten yang dibagikan. Anda bisa mengoptimalkan halaman bisnis ini dengan mengunggah:

  • Foto sampul yang menarik
  • Gambar profil (biasanya berupa logo bisnis)
  • Deskripsi toko online
  • Informasi kontak
  • Tombol CTA

Dengan mengoptimalkan halaman bisnis ini, Anda dapat memberikan kesan yang profesional sekaligus memudahkan target audiens untuk berinteraksi.

2. Buat Toko di Facebook Marketplace

Facebook menawarkan fitur toko (Marketplace) yang memungkinkan pemilik akun memamerkan katalog produk kepada pengguna lain di aplikasi yang sama.

Jadi, audiens dapat melihat foto produk, deskripsi, dan harga secara langsung di Facebook.

3. Bagikan Konten Bermanfaat Secara Gratis

Setelah halaman Facebook bisnis dan Marketplace sudah aktif, bagikan konten yang bermanfaat kepada pengikut Anda. Ini bisa berupa panduan cara menggunakan produk atau testimoni pelanggan sebelumnya yang menggunakan produk tersebut.

4. Perhatikan Waktu Posting yang Optimal

Saat memposting, jangan lupa untuk memperhatikan waktu.  Sebuah studi menunjukkan bahwa waktu terbaik untuk memposting di Facebook adalah Jumat pagi.

Tetapi, sebaiknya tetap pertimbangkan rutinitas harian audiens Anda sebelum memposting. Untuk menganalisis waktu posting terbaik, gunakan fitur Insights khusus halaman bisnis Facebook yang berisi data tentang karakteristik pengikut Anda.

5. Promosi Via Facebook Marketplace

Untuk memaksimalkan strategi pemasaran di Facebook Marketplace, cobalah menulis deskripsi produk dengan kata kunci khusus, menetapkan harga produk yang kompetitif, dan menggunakan gambar yang berkualitas tinggi.

Terakhir, cobalah membagikan ulang daftar produk dari halaman Marketplace ke halaman Facebook bisnis Anda.

Baca Juga: Mengenal Strategi dan Tools untuk Facebook Marketing

6. Bergabung ke Grup Komunitas Lokal

Selanjutnya, Anda bisa memanfaatkan berbagai grup Facebook sebagai tempat untuk beriklan secara gratis. Namun sebelum memposting iklan, pastikan untuk selalu mematuhi aturan grup yang Anda ikuti.

7. Gunakan Kredit Iklan Gratis dari Meta

Meta adalah perusahaan induk yang membawahi Facebook dan Instagram. Terkadang, Meta memberikan kredit iklan gratis kepada akun-akun bisnis kecil. Artinya, Anda bisa menggunakan fitur Facebook Ads tanpa harus membayar.

Meskipun Anda tidak bisa meminta kredit iklan langsung dari Facebook, Anda bisa mencarinya melalui program kemitraan Meta (Meta Partnership).

Setelah itu, kredit ini bisa dicairkan atau di-redeem dan digunakan untuk menjalankan iklan via Meta Ads Manager.

Cara Membuat Facebook Ads Berbayar

Salah satu alasan mengapa iklan Facebook masih menjadi pilihan utama banyak pebisnis meskipun harus membayar sejumlah biaya adalah karena keuntungan yang ditawarkan oleh fitur ini.

Menurut data, rata-rata pengguna Facebook mengklik sekitar 11 iklan per bulannya. Itu sebabnya, pengeluaran untuk Facebook Ads diperkirakan akan terus naik, bahkan diprediksi bisa mencapai hingga $187,35 miliar pada tahun 2025.

Selain itu, cara membuat iklan di Facebook Ads Manager secara berbayar juga cukup mudah dan hasilnya lebih cepat dibanding beriklan sendiri melalui postingan organik. Untuk membuatnya, Anda bisa mengikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1. Buat Facebook Page

Facebook Ads tidak bisa dijalankan melalui profil pribadi. Jadi, untuk menggunakan Facebook Ads Manager, Anda harus memiliki halaman bisnis Facebook (Facebook Page).

Begitu pula jika ingin mengelola iklan untuk orang lain, Anda tetap memerlukan akses sebagai admin, editor, atau pengiklan untuk mengatur kampanye iklan tersebut di akun atau halaman bisnis terkait.

Untuk membuatnya, masuk ke halaman “https://www.facebook.com/pages/create“, lalu lengkapi informasi mengenai bisnis Anda, seperti nama, kategori, hingga deskripsi singkat, agar lebih kredibel di mata audiens.

Cara membuat facebook page

Bila perlu, masukkan juga informasi lokasi/alamat beserta jam operasional. Setelah semua informasi terisi, klik “Buat Halaman” atau “Create Page”.

2. Buat Akun Facebook Ads Manager

Berikutnya, Anda perlu membuat akun Facebook Ads Manager yang dikaitkan ke Facebook Page yang sudah dibuat sebelumnya. Caranya, masuk ke halaman Facebook Ads Manager atau klik URL https://www.facebook.com/business/tools/ads-manager.

Kemudian, klik nama akun Anda. Selanjutnya, akan muncul tampilan dashboard Ads Manager. Agar bisa mulai membuat iklan, Anda harus melengkapi beberapa informasi.

Caranya, klik “Buka Sinopsis Akun” atau “Go to Account Overview”, lalu klik “Tambahkan Metode Pembayaran” atau “Add Payment Method”. Terakhir, masukkan mata uang serta informasi lokasi untuk membayar tagihan Facebook Ads dari Meta.

3. Mulai Membuat Iklan

Ads Manager adalah pusat kontrol untuk seluruh iklan Facebook Anda. Setelah melengkapi informasi dan berhasil masuk ke Ads Manager, Anda akan melihat dasbor performa di mana semua kampanye, set iklan, dan iklan yang dibuat akan terdaftar.

Di sini, Anda juga bisa melihat hasil yang telah dicapai untuk halaman bisnis tersebut. Adapun untuk membuat kampanye baru, set iklan, atau iklan, cukup klik tombol hijau bertuliskan “Create” atau “Buat” di sisi kiri dari tipe iklan yang ingin dibuat.

Membuat iklan di fb

Selanjutnya, Anda bisa melihat objective atau tujuan beriklan sesuai dengan kebutuhan atau target. Pastikan untuk memilih opsi yang benar untuk memudahkan Facebook mengenali dan menyalurkan iklan ke target audiens yang tepat.

Agar tidak salah memilih, berikut ini berbagai opsi objective yang tersedia beserta deskripsinya:

  • Awareness: Meningkatkan kesadaran merek dan jangkauan pelanggan.
  • Traffic: Mengarahkan lalu lintas menuju ke situs web, halaman Instagram, atau landing page tertentu.
  • Engagement: Meningkatkan interaksi dengan postingan, situs web, atau tautan yang dibagikan.
  • Leads: Mengarahkan tindakan spesifik dari pelanggan, contohnya seperti mengisi formulir, berlangganan, atau melakukan pembelian.
  • Sales: Mengarahkan orang yang kemungkinan besar akan melakukan pembelian.
  • App Promotions: Menargetkan pemasangan aplikasi atau pembelian dalam aplikasi.

4. Tentukan Anggaran di Level Campaign

Seperti penjelasan sebelumnya, Facebook Ads memiliki 3 elemen utama yang terdiri atas Kampanye (Campaign), Set Iklan (Ad Sets), dan Iklan (Ads). Setiap elemen tersebut harus ditentukan pengaturannya.

Pertama-tama, Anda bisa mengatur budget iklan di level Campaign. Caranya, gulir ke bawah hingga menemukan opsi “Pengoptimalan Anggaran Kampanye” atau “Advantage Campaign Budget”.

Jika ingin mengatur budget berdasarkan target audiens di level set iklan (Ad Sets), opsi ini bisa dinonaktifkan. Sebaliknya, aktifkan fitur ini jika Anda ingin mengatur anggaran iklan di level kampanye.

Di sini, terdapat 2 jenis tipe budget yang bisa dipilih, yaitu:

  • Daily Budget (Anggaran Harian): Biaya yang dihabiskan setiap harinya relatif sama.
  • Lifetime Budget (Anggaran Sepanjang Masa Promosi): Biaya yang terpakai setiap harinya fluktuatif, dan akan ditetapkan selama periode iklan berlangsung.

Jika memilih opsi Lifetime Budget, Anda wajib menentukan berapa lama periode iklan melalui level Ad Sets.

Setelah memilih tipe budget, selanjutnya pilih strategi tawaran (bidding) yang ingin digunakan dari beberapa opsi berikut:

  • Highest Volume (Volume Tertinggi)

Facebook akan mencari hasil sebanyak-banyaknya berdasarkan budget yang ditentukan. Hasilnya bisa berupa trafik (jumlah kunjungan), jumlah konversi (penjualan), dan lain sebagainya sesuai objective.

  • Cost per Result Goal (Target Biaya per Hasil)

Iklan dijalankan dengan menargetkan biaya per hasil tertentu berdasarkan jumlah hasil yang diperoleh.

  • ROAS/Return on Ad Spend Goal (Target per Laba atas Biaya Iklan)

Facebook akan mencari hasil iklan berdasarkan target pendapatan/laba (revenue) yang ditetapkan.

  • Bid Cap (Batas tawaran)

Pengguna menetapkan bid atau jumlah tawaran maksimal sesuai dengan yang sanggup dibayarkan selama beriklan.

Jika ini adalah iklan pertama Anda, direkomendasikan untuk memilih Highest Volume terlebih dahulu agar algoritma Facebook bisa mengenali iklan dan audiens secara lebih leluasa, dan memperoleh hasil yang maksimal.

5. Tentukan Set Iklan di Level Ad Sets

Setelah mengatur anggaran di level Campaign, klik “Selanjutnya” atau “Next” untuk lanjut ke level Ad Sets. Di sini, Anda bisa mengatur kepada siapa dan di mana saja iklan tersebut akan ditampilkan dengan cara berikut:

  1. Pada kolom “Pemirsa” atau “Audiens”, klik tombol Edit.
  2. Pilih lokasi target audiens, ini bisa berupa negara, kota, atau wilayah.
  3. Tetapkan usia dan pilih jenis kelamin dari target audiens.
  4. Pada bagian “Penargetan Terperinci” atau “Detailed Targeting”, masukkan karakteristik lainnya seperti minat/interest, demografi, hingga perilaku/behavior.

Contohnya, jika ingin menargetkan orang-orang yang mengikuti tren fashion, ketikkan fashion di bagian “Detailed Targeting”. Selain itu, Anda juga bisa memilih custom audiences melalui fitur Facebook Audience Insights.

Langkah berikutnya, scroll ke bawah hingga ke bagian “Penempatan” atau “Placement” untuk mengatur di mana iklan tersebut akan ditampilkan. Tersedia dua opsi penempatan, yaitu:

fb ads

  • Automatic Placements (Penempatan Otomatis): Iklan ditampilkan berdasarkan persebaran audiens yang paling potensial.
  • Manual Placements (Penempatan Manual): Pengiklan bisa menentukan sendiri ingin menempatkan iklannya di produk Meta apa saja, misalnya Facebook, Instagram, Messenger, serta Audience Network.

Jika memilih opsi penempatan manual, Anda bisa mengatur lagi lokasi iklan secara lebih spesifik di platform yang dipilih, misalnya hanya tampil di Facebook Stories saja, Instagram Feeds saja, dan lain sebagainya.

6. Mengunggah Iklan di Level Ads

Setelah mengatur anggaran di level Campaign dan menentukan set iklan di level Ad Sets, selanjutnya Anda bisa menyiapkan dan mengunggah iklan melalui level Ads.

Ukuran yang direkomendasikan adalah 1080 x 1080 pixel untuk aset iklan yang ditempatkan di Feed, serta  ukuran 1080 x 1920 pixel untuk penempatan aset iklan di Stories.

Adapun langkah-langkah pembuatan iklannya adalah sebagai berikut:

4 langkah membuat iklan di Facebook ads

  • Pilih Akun

Pertama-tama, pilih identitas akun yang akan muncul dengan iklan tersebut. Misalnya, Anda bisa memilih halaman Facebook atau akun Instagram bisnis yang sudah dibuat sebelumnya.

  • Siapkan Aset Iklan

Pada bagian “Penyiapan Iklan” atau “Ad Setup”, Anda bisa memilih untuk mengunggah aset iklan baru atau menggunakan postingan organik yang sudah di-upload sebelumnya.

Pilih opsi “Buat Iklan” atau “Create Ad” untuk mengunggah aset iklan baru, atau klik “Gunakan Postingan yang Ada” atau “Use Existing Post” untuk memakai postingan organik.

Jika ingin mengunggah aset iklan baru, selanjutnya Anda perlu memilih opsi “Unggah Manual” atau “Manual Upload”. Kemudian, pilih format iklan yang diinginkan, yaitu:

  1. Single Image
  2. Single Video
  3. Carousel
  4. Collection

Klik tombol “Tambahkan Media” atau “Add Media” untuk mengunggah aset, lalu pilih media iklannya dan tekan tombol upload atau unggah. Jika diperlukan, lakukan crop atau potong media, lalu klik tombol “Selesai” atau “Done”.

Anda juga bisa mengubah ukuran untuk setiap penempatan iklan di menu “Media”. Misalnya untuk Facebook Stories, Anda bisa mengatur ukurannya menjadi 1080 x 1920 pixel.

  • Tambahkan Teks

Selanjutnya, tuliskan teks iklan yang akan ditampilkan bersama aset atau media tadi. Teks ini bisa berupa:

  1. Primary Text (Teks Utama): Akan ditampilkan sebagai caption
  2. Headline (Judul): Menjadi judul iklan
  3. Description: Berupa tulisan singkat di bawah judul
  4. CTA: Tombol ajakan bertindak (Call to Action) yang berada di bawah iklan

Jika Anda memilih objective tertentu seperti Sales atau Traffic di tahap awal pembuatan iklan, Anda perlu memasukkan URL situs web yang akan diarahkan oleh Facebook kepada pengguna ketika mengklik iklan tersebut.

  • Terbitkan Iklan

Untuk memastikan iklan yang dibuat sudah sesuai, Facebook akan melakukan review terlebih dahulu. Terakhir, klik “Terbitkan” atau “Publish” untuk mulai menampilkan iklan sesuai pengaturan yang ditentukan.

7. Cek Status dan Performa Iklan

Setelah iklan selesai melalui proses review dan sudah mulai dijalankan oleh Facebook, Anda bisa memantau status maupun performanya.

Caranya, buka dashboard Facebook Ads Manager, maka Anda akan melihat opsi berisi laporan performa dari ketiga elemen tadi (Campaign, Ad Sets, Ads).

Untuk menampilkan data tertentu yang ingin difokuskan, pilih metrik tersebut dengan cara klik “Kolom” atau “Columns”.

Selanjutnya, Anda bisa melihat metrik lengkapnya yang terdiri atas results (hasil), reach (jangkauan), impressions (impresi), cost per result (biaya per hasil), amount spent (total biaya yang dihabiskan), dan ends (status iklan).

Khusus untuk results atau hasil, Anda bisa melihat berapa rincian pembelian via website dan leads menuju website yang diperoleh melalui iklan tersebut.

Sedangkan di bagian ends, Anda bisa melihat apakah iklan tersebut sedang berjalan (ongoing) atau sudah tidak aktif. Jika sudah tidak aktif, Anda bisa melihat rincian tanggal berakhirnya kampanye iklan tersebut.

cara membuat iklan di facebook

Penutup

Dengan Facebook Ads, Anda memiliki kesempatan untuk mencapai target audiens secara lebih efektif dan efisien. Sebagai panduan, Anda bisa mengikuti langkah-langkah di atas untuk membuat iklan Facebook sendiri.

Namun, jika Anda membutuhkan bantuan untuk membuat konten instagram yang menarik dan mampu mengubah target audiens menjadi pelanggan, layanan konten instagram IndonesianWriter solusinya. Hubungi kami untuk berkonsultasi.

FAQ

Masih memiliki beberapa pertanyaan yang belum terjawab terkait Facebook Ads? Simak informasi tambahan berikut ini:

  • Berapa Lama Iklan Facebook Ditinjau?

Biasanya, proses review atau peninjauan iklan Facebook bisa selesai dalam waktu 24 jam, meskipun pada beberapa kasus kemungkinan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Untuk memantau hasil peninjauan, Anda akan menerima notifikasi via email. Jika permintaan iklan disetujui, maka secara otomatis iklan tersebut akan mulai ditayangkan.

  • Berapa Harga Pasang Iklan di Facebook?

Seperti penjelasan di atas, sebenarnya biaya Facebook Ads bisa ditentukan sendiri oleh Anda sebagai pemasang iklan.

Biayanya sendiri fluktuatif, namun sebagai patokan minimum, harga pasang iklan di Facebook adalah mulai dari $1 atau sekitar Rp15 ribu per harinya.

jasa konten sosial media

Jangan Lupa Share Artikel Ini ke Sosial Media Ya!

Facebook
Twitter
LinkedIn
Pinterest
WhatsApp
Reddit
Ingin membuat website bisnis yang profesional dan responsif?
Order sekarang dan dapatkan harga spesial!​

Subscribe Sekarang

Dapatkan secara langsung berbagai macam artikel tentang content writing, SEO dan digital marketing melalui email Anda. Subscribe sekarang dan nikmati konten kreatif kami!

Baca Juga Artikel Lainnya :

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *


id_IDIndonesian